Manusia semula hidupnya bergaul dengan Allah tapi karena ketidaktaatan manusia jatuh dalam dosa. Ini membuat manusia terpisah dari hadapan Allah Bapa, terusir dari taman Eden.
Setelah memakan buah terlarang manusia tahu apa yang baik dan apa yang jahat tapi manusia lebih cenderung melakukan apa yang jahat. Semua yang jahat itu adalah perseteruan dengan Allah dan Ia menetapkan hukuman atas dosa yaitu maut, kematian kekal.
Jika Allah Bapa tak menyatakan kasihNya dengan memberikan pengampunan maka semua manusia akan dihukum karena sangat mustahil bagi manusia dalam hidupnya tidak akan berbuat dosa.
Cara Tuhan memberikan pengampunan Nya kepada umat manusia :
Pertama-tama kepada bangsa Israel, umat pilihan Nya. Kepada mereka Ia memberikan suatu ketetapan untuk dilakukan turun temurun tentang penghapusan dosa yaitu dengan membawa seekor anak domba yang tidak bercacat dan cela kepada imam. Imam akan melaksanakan tugas pendamaian antara manusia dengan Allah Bapa menggunakan darah anak domba itu. Demikianlah pengampunan diberikan kepada mereka melalui darah anak domba.
Selanjutnya kepada bangsa – bangsa lain yang bukan umat pilihan, yang tidak mewarisi ketetapan ketetapan tersebut, Tuhan pun berkenan menyelamatkan dari hukuman, dengan ketetapan bahwa “Setiap orang yang percaya tidak binasa melainkan peroleh hidup yang kekal” Yohanes 3 : 16.
Memberikan kehidupan kekal adalah kerinduan Bapa kepada seluruh umat manusia, untuk itu kita yang telah mengenal dan percaya dipanggil untuk terus mengabarkan kabar ini yaitu “kehidupan kekal“ baik kepada mereka yang belum percaya dan kepada mereka yang terhilang sehingga banyak yang diselamatkan.
Ataukah pembaca sekalian yang kehidupannya semakin hari semakin yang jauh dari jalan Tuhan, saatnya bertobat memohon pengampunan dosa dan bangkitlah bersama kristus menata kembali kehidupan yang baru, karena hidup diluar Tuhan kita tidak akan menikmati Kasih, Sukacita dan Damai sejahtera
Imanuel