Perayaan Jumat Agung ini marilah kita renungkan kembali peristiwa penyaliban Yesus memberikan teladan mengenai ketaatan pada kehendak Bapa
Mengikuti kehendak Tuhan
memang membuat kita menderita. bahkan ada yang membuat kehidupan kita benar-benar terpuruk dan berada
di titik paling bawah, lemah dan tak berdaya
Ingatlah janji Nya bila kita
mengalami penderitaan “Marilah kepadaku hai kamu yang berbeban
berat, Aku akan memberikan kelegaan” Matius 11 : 28
Bagaimana kita menerima
janji Nya itu jika kita hidup di luar
Tuhan kita melakukan dosa yaitu perbuatan
daging “Perbuatan daging telah nyata
yaitu : Percabulan, Kecemaran, hawa nafsu, penyembahan berhala, sihir,
perseteruan, perselisihan, iri hati amarah, kepentingan diri sendiri,
percideraan, roh pemecah, kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya.
Terhadap semua itu kuperingatkan kamu – seperti yang telahku buat dahulu –
bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapatkan
bagian dalam kerajaan Allah” Galatia 5 :19 -21
Melakukan perbuatan daging
dapat membuat kita kaya, sukses, terpandang, kuat, berkuasa dan memiliki
segalanya tapi sesungguhnya jika kita tidak bertobat kita akan terlihat hidup
tapi sebenarnya kita mati yaitu kematian rohani.
Hidup menurut daging adalah
perseteruan dengan Allah dan hukumanya adalah maut. Sebagai orang yang percaya
tentunya tujuan hidup kita adalah memperoleh apa yang dijanjikan Nya yaitu hidup
yang kekal. Jadi kiranya peristiwa Jumat Agung ini kita mematikan semua
perbuatan kedagingan yang masih kita perbuat sampai hari ini, kita.mengaku
dosa, mohon pengampunanNya. Kiranya oleh bilur-bilurnya kita dibersihkan dan
disucikan
Amin
"Kematian Memang Pasti Bagi Manusia Tetapi Bagi Kita Yang Percaya Akan Memeperoleh Kembali Hidup Itu Dalam Kekekalan Jadi Tetaplah Setia"