Kita memasuki masa pra - paskah, baiklah kita merenungkan kembali suatu peristiwa lampau yang tercatat dalam Alkitab yaitu suatu peristiwa penyaliban Kristus. Dia menderita sengsara oleh karena mengembang tugas misi penyelamatan manusia.
Alkitab mencatat bahwa Yesus yang adalah Tuhan mengalami penderitaan karena kejahatan manusia sebagai berikut :
- Rencana jahat Mat 26 : 3
- Dikhianati muridnya Mat 26 : 14 ,
- Disangkal muridnya Mat 26 : 69 - 75
- Diperhadapkan dengan saksi dusta Mat 26 : 59 - 60
- Diludahi dan ditinju mukanya Mat 26 : 67
- Diolok-olok Mat 27 : 31
- Dihujat Mat 27 : 39
Yesus tetap memilih taat dan setia kepada kehendak Bapa sekalipun Dia mempunyai kekuasaan untuk menghentikan dan menyelamatkan dirinya. Dia tetap menyatakan kasih kepada mereka yang membenci dan menganiaya. Dia. Menyembuhkan telinga prajurit yang menangkapNya, Mendoakan mereka "Ya Bapa ampunilah mereka sebaba mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat". karena Dia tahu mereka belum mengenal kasih Bapa.
Bagaimana dengan kita yang telah mengenal Bapa, apakah seperti Yesus tetap setia dan taat kepada kehendak Bapa saat mengalami penderitaan yaitu ketika diolok-olok, dicaci maki, dihujat, dikhianati, dari teman, rekan kerja, tetangga, anggota keluarga ataupun orang yang kita temui?
Jika kita mengalami hal demikian berdoalah bagi mereka karena mereka mungkin belum mengenal Bapa sehingga oleh karena doamu mereka diubahkan dan diselamatkan
Hiduplah dengan setia dalam kasih supaya engkau beruntung dalam segala yang kau lakukan "Terhadap orang yang setia Engkau berlaku setia" 2 samuel 22 : 26
"Kesetiaan Manusia Terbatas Tapi Kesetiaan Tuhan Sampai Turun - temurun"