Doa adalah nafas hidup kita
Setiap hari, setiap saat, setiap kegiatan dan setiap keadaan
kita harus berdoa dan mengucap syukur
Doa tidak semata dinaikkan dalam bentuk untaian kata-kata permohonan
tapi juga bisa dalam bentuk puji-pujian dan lagu
Seperti dalam kitab mazmur banyak syair merupakan doa yang dinyanyikan kepada Tuhan.
Tidak semua memiliki talenta membuat lagu tapi kita bisa bernyanyi.
Bernyanyilah dan bermazmurlah bagi Tuhan.
Lagu ini bisa dinyanyikan sebagai doa kita setiap hari dalam semua kegiatan kita.
Permintaan Doa Dan Pengucapan Syukur
Tentang Pelbagai Pentjaharian
(tentang perbagai pencaharian)
Bri toemboeh, Toehan!
dengan soeboer
(Bri tumbuh, Tuhan! dengan subur)
Jang kami tanam dan menaboer
(Yang kami tanam dan menabur)
Dan pokok, atau pohon,
jang
(Dan pokok, atau pohon, yang)
Diharap djadi oentong kami
(Diharap jadi, untung kami)
Beri panas, hoedjan poen keboemi
(Beri panas, hujan pun kebumi)
Seperti baik dan senang
(Seperti baik dan senang)
Bri jang mentjari dilaboehan
(Bri yang mencari dilabuhan)
Dan lebih djaoeh
dilaoet, ja Toehan
(Dan lebih jauh dilaut, ya Tuhan)
Melihat, berkatmoe tetap
(Melihat, berkatMu Tetap)
Peliharakan, toeloeng
dia
(Peliharakan, tolong dia)
Bri poelang dia dengan
ria
(Bri pulang dia dengan ria(
Maoe siang trang, maoe
malam gelap
(Mau siang trang, mau malam gelap)
Berkati jang beberapa hari
(Berkati yang beberapa hari)
Ditanah dagang maoe
mentjari
(Ditanah dagang mau mencari)
Djaoehkan mara dan bela
(Jauhkan mara dan bela)
Beri olehnya jang masehi
(Beri olehnya yang masehi)
Namamoepoen, jang
dikasihi
(Namapun, yang dikasihi)
Ditanah lain,
dipoedjilah
(Ditanah lain, dipujilah)
Berkatilah jang berniaga
(Berkatilah yang berniaga)
Jang joeal bli; bri ia
djaga
(Yang jual bli; bri ia jaga)
Soepaja djangan langgar
hak
(Supaya jangan langgar hak)
Berilah pekerdjaan
tangan
(Berilah pekerjaan tangan)
Kemoekalah kiranja,
Toehan!
(kemukalah kiranya, Tuhan!)
Segnap negri beruntung
klak
(Segnap negri beruntung klak)
Betapa kamipoen semoea
(Betapa kamipun semua)
Sekarang inilah
bertoeah,
(Sekarang inilah bertuah)
Ja Toehan, oleh
berkatMoe
Ya Tuhan, oleh berkatMu)
Sjoekoer! Taboeran dan tanaman
(Syukur! Taburan dan tanaman)
Bri penoeaian,
pengetaman
(Bri peniuaian, pengetaman)
Peloeboer kami klak
penoeh
(Pelubur kami klak penuh)
Bri pada masa keramaian
(Bri pada masa keramaian)
Kami ingat dikau, Toehan
(Kami ingat dikau, Tuhan)
Dan djangan kami
branilah
(Dan jangan kami branilah)
Membalas dengan
kedjahatan
(Membalas dengan kejahatan)
Moehabbatmoe, jang
kedapatan
(Muhabatmu, yang kedapatan)
Troes trang antara
kamilah
(Trus trang antara kamilah)
Sjoekoer! Telah kami ini poelang
(Syukur! Telah kami pulang)
Sesoedahlah
beroleng-oleng
(Sesudah beroleng-oleng)
Memandang pengantaranMoe
(Memandang pengantaranMu)
Dilaoet, didaratpoen
kasihMoe
(Dilaut, didaratpun kasihMu)
Bri oentoeng dan senang:
bagiMoe
(Bri utnutng dan senang: bagiMu)
Poedjan kami, Toehan
Hoe!
(Pujian kamu, Tuhan Hu!)
Sjoekoer! Kau peroentoengkan tangan
(Syukur kauperuntungkan tangan)
Kami ini, dan bri laba.
Djangan
(Kami, dan bri laba. Jangan)
Sekarang kami leopa,
Hoe!
(Sekarang kami lupa, Hoe!)
Bahoea oentoeng
pekerdjaan,
(Bahwa untung pekerjaan)
Segala laba perniagaan
(Segala laba perniagaan)
OlehMoe, akan hormatMoe
(OlehMu, akan hormatMu)
Segenap negri memoedji Dikau
(Segenap negri memuji Dikau)
Menggah, ja Toehan,
karna Engkau
(Megah, Ya Tuhan, karna Engkau)
Dan berkatMoe, jang
melimpah
(Dan berkatMu, Yang melimpah)
Terimalah njanjian kami
(Terimalah nyanyian kami)
Jang naik padaMoe dari
boemi
(Yang naik padaMu dari bumi)
Jang tempat nimatMoe
serlah
(Yang tempat nikmatnu serlah)
(Bri tumbuh, Tuhan! dengan subur)
Jang kami tanam dan menaboer
(Yang kami tanam dan menabur)
(Dan pokok, atau pohon, yang)
Diharap djadi oentong kami
(Diharap jadi, untung kami)
Beri panas, hoedjan poen keboemi
(Beri panas, hujan pun kebumi)
Seperti baik dan senang
(Seperti baik dan senang)
Bri jang mentjari dilaboehan
(Bri yang mencari dilabuhan)
(Dan lebih jauh dilaut, ya Tuhan)
(Melihat, berkatMu Tetap)
(Peliharakan, tolong dia)
(Bri pulang dia dengan ria(
(Mau siang trang, mau malam gelap)
Berkati jang beberapa hari
(Berkati yang beberapa hari)
(Ditanah dagang mau mencari)
(Jauhkan mara dan bela)
Beri olehnya jang masehi
(Beri olehnya yang masehi)
(Namapun, yang dikasihi)
(Ditanah lain, dipujilah)
Berkatilah jang berniaga
(Berkatilah yang berniaga)
(Yang jual bli; bri ia jaga)
(Supaya jangan langgar hak)
(Berilah pekerjaan tangan)
(kemukalah kiranya, Tuhan!)
(Segnap negri beruntung klak)
Betapa kamipoen semoea
(Betapa kamipun semua)
(Sekarang inilah bertuah)
Ya Tuhan, oleh berkatMu)
Sjoekoer! Taboeran dan tanaman
(Syukur! Taburan dan tanaman)
(Bri peniuaian, pengetaman)
(Pelubur kami klak penuh)
Bri pada masa keramaian
(Bri pada masa keramaian)
(Kami ingat dikau, Tuhan)
(Dan jangan kami branilah)
(Membalas dengan kejahatan)
(Muhabatmu, yang kedapatan)
(Trus trang antara kamilah)
Sjoekoer! Telah kami ini poelang
(Syukur! Telah kami pulang)
(Sesudah beroleng-oleng)
(Memandang pengantaranMu)
(Dilaut, didaratpun kasihMu)
(Bri utnutng dan senang: bagiMu)
(Pujian kamu, Tuhan Hu!)
Sjoekoer! Kau peroentoengkan tangan
(Syukur kauperuntungkan tangan)
(Kami, dan bri laba. Jangan)
(Sekarang kami lupa, Hoe!)
(Bahwa untung pekerjaan)
(Segala laba perniagaan)
(OlehMu, akan hormatMu)
Segenap negri memoedji Dikau
(Segenap negri memuji Dikau)
(Megah, Ya Tuhan, karna Engkau)
(Dan berkatMu, Yang melimpah)
Terimalah njanjian kami
(Terimalah nyanyian kami)
(Yang naik padaMu dari bumi)
(Yang tempat nikmatnu serlah)
"Tuhan hadir dia atas pujian umatNya"

